
Tanjung Jabung Barat, 27 September 2025.
Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan madrasah di era digital, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Tanjung Jabung Barat menggelar kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) tingkat kabupaten selama dua hari, yakni pada tanggal 27 hingga 28 September 2025, bertempat di Aula MAN 1 Tanjung Jabung Barat.
Kegiatan ini mengangkat tema yang sangat relevan dengan perkembangan dunia pendidikan saat ini,yaitu: "Inovasi Pembelajaran melalui Integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam Perspektif Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Kementerian Agama".
MGMP ini tidak hanya diikuti oleh para guru dari MAN 1 Tanjung Jabung Barat sebagai tuan rumah, tetapi juga melibatkan peserta dari berbagai madrasah aliyah swasta yang tergabung dalam Kelompok Kerja Madrasah (KKM) di wilayah Tanjung Jabung Barat. Keikutsertaan madrasah swasta menunjukkan semangat kolaboratif dan sinergitas antar-lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran di lingkungan madrasah.

Dalam sambutan Kepala MAN 1 Tanjung Jabung Barat Bapak H.Heri Pasudi,S.Pd.,M.Pd. berharap dapat menerapkan kurikulum Cinta adalah konsep pendidikan yang dikembangkan Kementerian Agama (Kemenag) Indonesia untuk membentuk generasi yang berlandaskan kasih sayang, toleransi, dan empati, bukan kebencian atau permusuhan. Kurikulum ini menanamkan lima nilai utama: cinta kepada Tuhan, diri dan sesama, ilmu pengetahuan, lingkungan, serta tanah air. Tujuannya adalah mewujudkan kerukunan internal dan antarumat beragama, menciptakan madrasah yang aman dan toleran, serta menghasilkan lulusan yang peduli dan bertanggung jawab.

Namun, inovasi teknologi tidak boleh menghilangkan esensi dasar pendidikan, yaitu membentuk karakter dan akhlak peserta didik. Oleh karena itu, Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diinisiasi oleh Kementerian Agama menjadi sangat relevan untuk terus digaungkan. KBC menekankan pentingnya kasih sayang, empati, keteladanan, dan nilai-nilai keagamaan dalam setiap proses pembelajaran.
Rangkaian kegiatan dan materi MGMP Selama dua hari pelaksanaan, para peserta MGMP mendapatkan berbagai materi dan workshop interaktif, di antaranya:
- Pemanfaatan AI dalam Dunia Pendidikan: bagaimana guru bisa memanfaatkan tools AI seperti ChatGPT, Canva AI, dan platform pembelajaran adaptif untuk menyusun materi, evaluasi, hingga asesmen formatif dan sumatif.
- Integrasi Nilai-nilai KBC dalam Pembelajaran: strategi konkret untuk menginternalisasikan nilai cinta, kasih sayang, dan akhlak mulia ke dalam proses pembelajaran lintas mata pelajaran.
- Studi Kasus dan Praktik Baik (Best Practices): beberapa guru dari madrasah peserta mempresentasikan praktik baik penggunaan teknologi di kelas masing-masing.
Para narasumber kegiatan berasal dari kalangan praktisi pendidikan Bapak Agung Ade Yulianto,M.Pd. Instruktur Nasional Pendidikan (Certified BNSP RI) sebagai narasumber I serta pengawas madrasah Bapak Muh. Hanafi,S.Pd.I sebagai Narasumber II yang memiliki pengalaman dalam pengembangan kurikulum dan teknologi pembelajaran.

MGMP Kabupaten yang dilaksanakan oleh MAN 1 Tanjung Jabung Barat ini menjadi bukti nyata bahwa transformasi pendidikan madrasah tidak hanya bertumpu pada kebijakan, tetapi juga pada gerakan bersama komunitas guru yang memiliki semangat belajar sepanjang hayat. Melalui integrasi AI dan KBC, madrasah diharapkan mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang adaptif, kreatif, dan penuh kasih sayang.
Penulis : Irma Ayu Melati HR
Editor : Budi Tri Sutrisno
|
1910x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tanjung Jabung Barat dan Sekitarnya
Memuat tanggal...