
Tanjung Jabung Barat (MAN 1 Tanjung Jabung Barat) - MAN 1 Tanjung Jabung Barat dipercaya menjadi mitra dalam pengembangan inovasi pendidikan berbasis teknologi. Kepercayaan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Uji Coba Tahap II IMA NextGen CAT (Computer Assisted Test) yang merupakan bagian dari penelitian tim dosen UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi melalui Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit Kementerian Agama Republik Indonesia (MoRA The Air Funds Program).
Kegiatan yang berlangsung pada 17-19 Juni 2026 ini dilaksanakan langsung di Laboratorium Komputer MAN 1 Tanjung Jabung Barat dengan melibatkan peserta didik sebagai responden penelitian. MAN 1 Tanjung Jabung Barat menjadi salah satu madrasah yang dipilih sebagai lokasi uji coba aplikasi IMA NextGen CAT untuk wilayah Provinsi Jambi.
Pada pelaksanaannya, peserta didik mengikuti tes berbasis komputer menggunakan IMA NextGen CAT, sebuah aplikasi evaluasi pembelajaran yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Uji coba dilakukan pada dua mata pelajaran, yaitu Fisika dan Pendidikan Agama Islam (PAI).
Tim peneliti yang terdiri dari Prof. Dr. Risnita, M.Pd., Dedi Sastradika, M.Pd., Diah Dwi Santri, M.Pd., dan Sri Ramdayeni Sakunti, M.Ed. melakukan pemantauan secara langsung terhadap jalannya kegiatan serta pengumpulan data penelitian yang berfokus pada pengembangan inovasi pembelajaran abad ke-21 melalui sinergi TPACK dan HOTS.
Keunggulan IMA NextGen CAT tidak hanya terletak pada pelaksanaan ujian secara digital, tetapi juga pada kemampuan sistem berbasis AI yang dimilikinya. Aplikasi ini mampu mendeteksi berbagai indikasi kecurangan selama proses ujian berlangsung, melakukan analisis perilaku peserta saat mengerjakan soal, hingga memberikan gambaran mengenai kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan soal-soal berbasis Computer Adaptive Test (CAT).
Melalui teknologi tersebut, guru tidak hanya memperoleh hasil akhir berupa nilai, tetapi juga data yang lebih mendalam terkait tingkat penguasaan materi, pola berpikir, kecepatan penyelesaian soal, serta tingkat kesulitan yang mampu diatasi oleh peserta didik. Data ini diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Setelah pelaksanaan uji coba, kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan guru pengampu mata pelajaran Fisika dan Pendidikan Agama Islam. Dalam forum tersebut, para guru memberikan masukan, evaluasi, serta tanggapan terhadap implementasi aplikasi IMA NextGen CAT sebagai instrumen evaluasi pembelajaran berbasis teknologi dan kecerdasan buatan.
PLh. Kepala MAN 1 Tanjung Jabung Barat, Hosiah, S.S., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada MAN 1 Tanjung Jabung Barat sebagai lokasi uji coba aplikasi tersebut. "Kami menyambut baik pelaksanaan penelitian dan uji coba IMA NextGen CAT di MAN 1 Tanjung Jabung Barat. Aplikasi ini merupakan inovasi yang sangat baik karena tidak hanya membantu pelaksanaan evaluasi secara digital, tetapi juga mampu memberikan analisis yang lebih komprehensif terhadap kemampuan peserta didik. Dengan dukungan teknologi AI, guru dapat memperoleh data yang lebih akurat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Kami berharap hasil penelitian ini dapat memberikan manfaat besar bagi pengembangan pendidikan madrasah di Indonesia," ungkap Hosiah.
Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan pembelajaran abad ke-21. Oleh karena itu, MAN 1 Tanjung Jabung Barat akan terus mendukung berbagai inovasi dan kolaborasi dengan perguruan tinggi guna meningkatkan mutu pendidikan dan layanan akademik di madrasah. “Humas”



|
295x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tanjung Jabung Barat dan Sekitarnya
Memuat tanggal...