
Tanjung Jabung Barat (MAN 1 Tanjung Jabung Barat) - MAN 1 Tanjung Jabung Barat terus mendorong peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan dalam menghadapi perkembangan teknologi digital di dunia pendidikan. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan pembuatan video pembelajaran berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dilaksanakan pada Jumat sore, 25 September 2026.
Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Tanjung Jabung Barat, tetapi juga melibatkan peserta dari madrasah anggota Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MAN 1 Tanjung Jabung Barat. Keterlibatan peserta dari madrasah anggota KKM menjadi bagian dari upaya memperluas pemanfaatan teknologi AI dalam pengembangan media pembelajaran di lingkungan madrasah.
Kepala MAN 1 Tanjung Jabung Barat, H. Heri Pasudi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa perkembangan Artificial Intelligence perlu direspons secara positif oleh dunia pendidikan, khususnya oleh guru dan tenaga kependidikan. Menurutnya, guru perlu memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar dapat menghadirkan pembelajaran yang semakin kreatif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.
"AI harus kita manfaatkan secara bijak untuk mendukung proses pembelajaran. Guru tidak cukup hanya memahami teknologinya, tetapi juga perlu mampu menggunakannya untuk menciptakan media pembelajaran yang menarik dan memberikan manfaat bagi peserta didik," ujarnya. Ia juga mengapresiasi antusiasme peserta yang berasal dari MAN 1 Tanjung Jabung Barat maupun madrasah anggota KKM. Menurutnya, kegiatan bersama tersebut menjadi kesempatan untuk saling berbagi pengalaman dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia madrasah secara bersama-sama.
Pelatihan berlangsung dalam suasana aktif dan penuh antusias. Para peserta mengikuti setiap tahapan praktik secara langsung, mulai dari menyusun ide, membuat prompt, hingga menghasilkan video pembelajaran dengan memanfaatkan sejumlah aplikasi berbasis AI. Salah satu hal yang menarik perhatian peserta adalah kemudahan dalam membuat video pembelajaran. Dengan bantuan teknologi AI, guru tidak harus memiliki kemampuan teknis produksi video yang kompleks untuk menghasilkan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan materi.
Dalam praktiknya, peserta terlebih dahulu memanfaatkan ChatGPT untuk menyusun prompt, termasuk membuat karakter diri dan menjaga konsistensi wajah melalui penggunaan master photo masing-masing peserta. Selanjutnya, peserta menyusun prompt untuk menentukan adegan, suasana, latar, ekspresi, dan alur visual yang akan digunakan dalam video pembelajaran. Prompt dan konsep visual yang telah disiapkan kemudian digunakan untuk menghasilkan video melalui aplikasi AI Google Flow. Melalui tahapan tersebut, peserta dapat melihat secara langsung bagaimana sebuah foto, ide pembelajaran, dan instruksi berbasis teks dapat dikembangkan menjadi video pembelajaran yang lebih komunikatif dan menarik. Antusiasme peserta terlihat selama proses praktik. Para guru dan tenaga kependidikan tampak aktif mencoba berbagai prompt serta mengeksplorasi kemungkinan penggunaan AI sesuai dengan mata pelajaran dan kebutuhan pembelajaran masing-masing.
Pelatihan ini menghadirkan Agung Ade Yulianto, CEO Mahardika Indonesia, sebagai narasumber sekaligus pihak yang bekerja sama dengan MAN 1 Tanjung Jabung Barat dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang Artificial Intelligence dan digitalisasi media pembelajaran. Agung Ade Yulianto juga telah tersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Pemanfaatan AI diharapkan tidak sekadar menjadi tren teknologi, tetapi dapat diarahkan untuk membantu guru dalam merancang dan mengembangkan media pembelajaran yang kreatif, efektif, dan relevan dengan karakteristik peserta didik. "Humas"



|
166x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tanjung Jabung Barat dan Sekitarnya
Memuat tanggal...