
Tanjung Jabung Barat (MAN 1 Tanjab Barat) - Memperingati 80 tahun Sumpah Pemuda. Sumpah yang diikrarkan perwakilan pemuda seluruh nusantara pada 28 Oktober 1928 itu, secara nyata telah mempersatukan pemuda-pemudi Indonesia sehingga memiliki visi-misi yang sama untuk negeri yang masa itu belum merdeka. Visi-misi sebagai pemuda yang memiliki tanah air, bangsa dan bahasa yang satu, yaitu Indonesia. Peringatan Sumpah Pemuda kali ini pun dilaksanakan di lapangan MAN 1 Tanjung Jabung Barat pada senin (29/10) yang diikuti seluruh Siswa/i dan Majelis Guru/Kayawan.
Gustiana, S.Ag selaku pembina upacara dalam sambutannya menyatakan bahwa Sumpah Pemuda memiliki peranan yang sangat signifikan sebagai salah satu tonggak awal pemersatu bangsa. Dicontohkannya dengan satu ilustrasi, seandainya belum ada bahasa baku dan standar yang mempersatukan, tentu persepsi para penutur bahasa akan berbeda karena mengacu pada bahasa ibu yang juga berbeda. Contoh kata ‘pacul’, memiliki arti berbeda bagi para penutur di Jawa dan Sumatera. Bagi masyarakat Jawa, ‘pacul’ berarti alat bertani yaitu cangkul, sementara bagi masyarakat Sumatera, ‘pacul’ berarti ‘copot’. Apa jadinya jika tidak ada Bahasa Indonesia, ketika seorang dari Sumatera, meminta seorang Jawa untuk ‘memaculi’ bendera?? Pendek kata, bermula dari Sumpah Pemuda lah, kesatuan dan persatuan Indonesia.
Dalam kesempatan peringatan Sumpah Pemuda yang berbarengan dengan upacara rutin senin setiap pekan itu, Pembina upacara pun mengajak kepada seluruh siswa/i untuk senantiasa mencermikan sikap seorang pemuda yang siap untuk menyongsong masa depan (MKF)
|
606x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Tanjung Jabung Barat dan Sekitarnya
Memuat tanggal...